Batukaru, 17 Mei 2009
Kokok ayam bersahut-sahut
Kicak burung ramai berderai
Perlahan sinar Surya menuruni bukit
Tanda hari telah mulai
Orang-orang ramai menapaki jalan
Lalu lalang hilir mudik
Menggelar karya mengejar harta
Menguras peluh penuhi harap
Jalani hari kibarkan status
Ikatkan diri dari jeratan kultus
Sandiwara muncul hapuskan jati diri
Menarikan topeng untuk harga diri
Orang pikir waktu adalah uang
Uang menjadi kiblat yang menjerat
Waktu bukan untuk bertaubat
Hingga lupa kapan akan sekarat
Sejatinya waktu adalah untuk berkarma
Berkarma agar diri menjadi hebat
Hasil karma akan selalu terlibat
Membututi setiap saat sampai ke liang lahat
Karmamu adalah untukmu
Karmamu bukan untuk orang lain
Bukan pula untuk sanak saudara
Orang lain hanya objek untuk karma
Kebaikan yang kauhadiahkan kepada orang lain
Kedengkian yang kauberikan kepada orang lain
Semuanya bukan untuk orang lain
Segalanya adalah untuk dirimu sendiri
Hai sobat, bukalah topengmu
Tatap dirimu, lakoni fitrahmu
Unggulkan karmamu (berpikir, berkata dan berbuat)
Hasilnya pasti akan kau terima lunas
Senin, 09 November 2009
KARMA
Diposting oleh I Nyoman Suarja di 05.48 2 komentar
Langganan:
Komentar (Atom)
